Selasa, 07 Oktober 2014

sistem informasi psikologi



SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI

Informasi adalah sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian yang nyata yang digunakan untuk pengambilan keputusan. Informasi merupakan data yang telah diklasifikasikan atau diolah atau diinterpretasi untuk digunakan dalam proses pengabilan keputusan (Magaline, 2008).
Sistem informasi yaitu suatu sistem yang menyediakan informasi bagi semua tingkatan dalam suatu organisasi, dimana sistem ini menyimpan, mengambil, mengubah, mengolah dan mengkomunikasikan informasi yang diterima dengan menggunakan sistem informasi atau peralatan sistem lainnya (Magaline, 2008). Pengertian serupa juga dikemukakan oleh Hall (2001), bahwa sistem informasi merupakan sebuah rangkaian prosedur formal dimana data dikelompokkan, diproses menjadi informasi dan didistribusikan kepada pemakai.
Sistem informasi pada pembahasan kali ini dihubungkan dengan psikologi. Psikologi berasal dari kata psyche yang berarti “jiwa” dan logos artinya “ilmu pengetahuan”. Jadi, psikologi adalah ilmu jiwa. Branca (dalam Basuki, 2008) mengemukakan psikologi adalah pengetahuan tentang perilaku manusia. Woodworth dan Marquis (dalam Basuki, 2008) memberi gambaran bahwa psikologi mempelajari aktivitas-aktivitas individu, baik aktivitas motorik, kognitif maupun emosional.
Dapat diambil kesimpulan bahwa sistem informasi psikologi adalah suatu pemanfaatan media teknologi untuk membantu mempermudah mengolah data yang berkaitan dengan ilmu psikologi, dengan bantuan media teknologi komputer yang berkontribusi dengan sistem informasi, dimana hal ini akan sangat membantu dan mempermudah mulai dari penginputan data, pemrosesan data hingga mendapatkan hasil (output) dalam pengolahan data.
Contoh
Pada masa globalisasi ini, teknologi yang disuguhkan semakin lama semakin modern, pekerjaan dapat dengan mudah diselesaikan salah satunya dengan perantara komputer. Dalam bidang psikologi, tentu kita familiar dengan penggunaan tes psikologi. Terdapat beberapa macam tes dalam bidang psikologi, seperti tes kepribadian, tes minat dan bakat, tes intelegensi dan tes psikologis lainnya. Sebagai contoh, dalam skoring tes intelegensi IST (Intelligenz Structure Test) menggunakan komputer dalam pengerjaannya. Kita memasukan data-data dari tes tersebut sesuai langkah-langkah yang telah ditentukan, kemudian komputer memproses data-data tersebut hingga pada akhirnya nanti akan keluar hasil dari pemrosesan data tersebut yaitu berupa grafik dan angka tingkat intelegensi individu.
Berdasarkan contoh diatas, penggunaan komputer digunakan untuk mempermudah pengolahan data, dan sehubungan dengan pengertian dari sistem informasi psikologi yang merupakan pemanfaatan media teknologi untuk membantu mempermudah mengolah data yang berkaitan dengan ilmu psikologi, dengan bantuan media teknologi komputer yang berkontribusi dengan sistem informasi, dimana hal ini akan sangat membantu dan mempermudah mulai dari penginputan data, pemrosesan data hingga mendapatkan hasil (output) dalam pengolahan data.





















Sumber:
Basuki, A. M. H. (2008). Psikologi umum. Jakarta: Universitas Gunadarma.

Magaline, Ferdinand. (2008). Konsep dasar. http://apr1l-si.comuf.com/SI.pdf. Diakses 7 Oktober 2013.















Tidak ada komentar:

Posting Komentar