SISTEM
INFORMASI PSIKOLOGI
Informasi
adalah sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna
dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian
yang nyata yang digunakan untuk pengambilan keputusan. Informasi merupakan data
yang telah diklasifikasikan atau diolah atau diinterpretasi untuk digunakan
dalam proses pengabilan keputusan (Magaline, 2008).
Sistem
informasi yaitu suatu sistem yang menyediakan informasi bagi semua tingkatan
dalam suatu organisasi, dimana sistem ini menyimpan, mengambil, mengubah,
mengolah dan mengkomunikasikan informasi yang diterima dengan menggunakan
sistem informasi atau peralatan sistem lainnya (Magaline, 2008). Pengertian
serupa juga dikemukakan oleh Hall (2001), bahwa sistem informasi merupakan
sebuah rangkaian prosedur formal dimana data dikelompokkan, diproses menjadi
informasi dan didistribusikan kepada pemakai.
Sistem
informasi pada pembahasan kali ini dihubungkan dengan psikologi. Psikologi
berasal dari kata psyche yang berarti “jiwa” dan logos artinya “ilmu
pengetahuan”. Jadi, psikologi adalah ilmu jiwa. Branca (dalam Basuki, 2008)
mengemukakan psikologi adalah pengetahuan tentang perilaku manusia. Woodworth
dan Marquis (dalam Basuki, 2008) memberi gambaran bahwa psikologi mempelajari
aktivitas-aktivitas individu, baik aktivitas motorik, kognitif maupun emosional.
Dapat
diambil kesimpulan bahwa sistem informasi psikologi adalah suatu pemanfaatan
media teknologi untuk membantu mempermudah mengolah data yang berkaitan dengan
ilmu psikologi, dengan bantuan media teknologi komputer yang berkontribusi
dengan sistem informasi, dimana hal ini akan sangat membantu dan mempermudah
mulai dari penginputan data, pemrosesan data hingga mendapatkan hasil (output)
dalam pengolahan data.
Contoh
Pada
masa globalisasi ini, teknologi yang disuguhkan semakin lama semakin modern,
pekerjaan dapat dengan mudah diselesaikan salah satunya dengan perantara
komputer. Dalam bidang psikologi, tentu kita familiar dengan penggunaan tes
psikologi. Terdapat beberapa macam tes dalam bidang psikologi, seperti tes
kepribadian, tes minat dan bakat, tes intelegensi dan tes psikologis lainnya.
Sebagai contoh, dalam skoring tes intelegensi IST (Intelligenz Structure Test)
menggunakan komputer dalam pengerjaannya. Kita memasukan data-data dari tes
tersebut sesuai langkah-langkah yang telah ditentukan, kemudian komputer
memproses data-data tersebut hingga pada akhirnya nanti akan keluar hasil dari
pemrosesan data tersebut yaitu berupa grafik dan angka tingkat intelegensi
individu.
Berdasarkan
contoh diatas, penggunaan komputer digunakan untuk mempermudah pengolahan data,
dan sehubungan dengan pengertian dari sistem informasi psikologi yang merupakan
pemanfaatan media teknologi untuk membantu mempermudah mengolah data yang
berkaitan dengan ilmu psikologi, dengan bantuan media teknologi komputer yang
berkontribusi dengan sistem informasi, dimana hal ini akan sangat membantu dan
mempermudah mulai dari penginputan data, pemrosesan data hingga mendapatkan
hasil (output) dalam pengolahan data.
Sumber:
Basuki, A. M. H. (2008). Psikologi
umum. Jakarta: Universitas Gunadarma.
Magaline, Ferdinand. (2008). Konsep
dasar. http://apr1l-si.comuf.com/SI.pdf. Diakses 7 Oktober 2013.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar