Database adalah
penyatuan beberapa jumlah aplikasi yang dapat memproses data secara umum atau
penyatuan beberapa jumlah store yang disimpan dalam magnetic disk, dan media
penyimpanan sekunder lainnya. Database merupakan salah satu komponen yang
paling penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan
informasi bagi para pemakai. Kesimpulannya dari database adalah kumpulan
file/table yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan
elektronik.
Dalam penjelasan
database terdapat pula hirarki data yang gunanya adalah untuk mempermudah
penjelasan tentang database tersebut. Hirarki data adalah sebuah gambaran
berbentuk seperti tree atau flowchart yang digunakan untuk penjelasan
penggabungan elemen-elemen dari tingkat sebelumnya ke tingkat setelahnya atau
jalannya suatu program yang telah diolah didalam database. Hirarki data
berdasarkan tingkat kompleksitas nilai data, tingkatan data dapat disusun
kedalam sebuah hirarki, mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling
kompleks. Pemrosesan basis data sebagai perangkat andalan sangat diperlukan
oleh berbagai institusi dan perusahaan.
Dalam
pengembangan sistem informasi diperlukan basis data sebagai media penyimpanan
data. Kehadiran basis data dapat meningkatkan daya saing perusahaan tersebut.
Penyimpanan data sekunder pada database terdapat 2 macam yaitu, SASD
(Penyimpanan berurutan) dan DASD (Penyimpanan akses secara langsung). SASD
adalah penyimpanan berurutan (sequential) adalah media penyimpanan untuk
mengisikan catatan yang diatur dalam susunan tertentu. Catatan pertama harus
diproses pertama kali, catatan kedua diproses pada urutan yang kedua dan
seterusnya sampai file penuh. Sedangkan DASD adalah (Direct Access Storage
Device) merupakan jenis memori eksternal yang mempunyai akses langsung terhadap
data. Contohnya seperti magnetik (floopy disk, hard disk), removable hard disk,
(Zip disk, flash disk) dan optical disk. Penyimpanan akses langsung suatu
penyimpanan yang memungkinkan mekanisme bacaan atau tulisan dapat diarahkan ke
record tertentu tanpa pencarian secara urutan. DASD memiliki mekanisme membaca
dan menulis yang dapat diarahkan kelokasi manapun dalam medium penyimpanan.
1.
Pemrosesan
Online Pengolahan transaksi satu persatu, saat terjadinya transaksi karena
pengolahan online berorientasi transaksi. Pengolahan online dikembangkan untuk
mengatasi masalah file yang ketinggalan jaman. 2.
2.
Sistem
Real Time Sistem yang mengendalikan sistem fisik, dimana sistem ini
mengharuskan komputer berespon cepat pada sistem fisik. Bisa juga sebagai
mekanisme pengontrolan , perekaman data, pemrosesan secara cepat sehingga
output yang dihasilkan dapat diterima dalam waktu yang relative sama. Sistem
ini merupakan bentuk khusus dari sitem on-line yang diperluas kemampuannya
dengan menggunakan sumber daya konseptual untuk menentukan operasi dari sistem
fisik tersebut.
3.
Pemrosesan
Batch Tujuan dari sistem ini adalah memperbarui tiga file master, persedian,
piutang, dan analisis penjualan. Perusahaan biasanya memperbarui file batch
mereka secara harian, yang disebut sikulus harian. Adanya periode waktu antara
satu pengolahan dengan pengolahan berikutnya. Dua keunggulan pemrosesan Batch,
adalah:
a.
Organisasi
meningkatkan efisien dengan bersama-sama mengelompokkan sejumlah besar
transaksi kedalam kelompok daripada memproses setiap peristiwa secara terpisah.
b.
Memberikan
sarana kontrol atas pemrosesan transaksi, keakuratan proses tersebut dapat
dibentuk dengan secara periodik merekonsiliasi kelompok transaksi dengan angka control.
Data harus disusun secara teratur
agar pengolahannya dapat dilakukan dengan baik dan efisien. Pengorganisasian
data dapat dibagi dalam enam tingkatan, yaitu :
- Bit adalah suatu sistem angka biner yang terdiri atas dua macam nilai saja, yaitu 0 dan 1. Sistem angka biner merupakan dasar dasar yang dapat digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin (komputer) yang merupakan sekumpulan komponen elektronik dan hanya dapat membedakan dua keadaan saja (on dan off). Jadi bit adalah unit terkecil dari pembentuk data.
- Byte adalah bagian terkecil yang dapat dialamatkan dalam memori. Byte merupakan sekumpulan bit yang secara konvensional terdiri atas kombinasi delapan bit. Satu byte digunakan untuk mengkodekan satu buah karakter dalam memori. Contoh: Kode Ascii untuk J ialah 10101010. Jadi byte adalah kumpulan bit yang membentuk satu karakter (huruf, angka, atau tanda). Dengan kombinasi 8 bit, dapat diperoleh 256 karakter (= 2 pangkat 8).
- Field atau kolom adalah unit terkecil yang disebut data. Field merupakan sekumpulan byte yang mempunyai makna. Contoh: Joni yang merupakan field nama. Jadi field ibarat kumpulan karakter yang membentuk suatu kata.
- Record atau baris adalah kumpulan item yang secara logic saling berhubungan. Setiap record dapat dikenali oleh sesuatu yang mengenalinya, yaitu field kunci. Di bawah ini merupakan contoh dari record. Jadi record ibarat kumpulan kata yang membentuk satu kalimat yang berarti, misal gambar 1 mewakili kalimat: Joni memenmpuh mata kuliah MIS (kode IS101) dengan nilai A.
Contoh Record
- File atau tabel adalah kumpulan record yang sejenis dan secara logic berhubungan. Pembuatan dan pemeliharaan file adalah faktor yang sangat penting dalam sistem informasi manajemen yang memakai komputer. Jadi tabel ibarat kumpulan baris/record yang membentuk satu tabel yang berarti, contoh di bawah ini mewakili tabel nilai mata kuliah MIS.
Contoh File Kursus
- Database merupakan kumpulan file-file yang berhubungan secara logis dan digunakan secara rutin pada operasi-operasi sistem informasi manajemen. Semua database umumnya berisi elemen-elemen data yang disusun ke dalam file-file yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi data untuk kegunaan tertentu. Jadi, suatu database adalah menunjukkan suatu kumpulan tabel yang dipakai dalam suatu lingkup perusahaan atau instansi untuk tujuan tertentu. Contoh suatu database adalah database akademik yang berisi file-file: mahasiswa, dosen, kurikulum, dan jadwal yang diperlukan untuk mendukung operasi sistim informasi akademik.
Contoh
Database Kepegawaian
Hirarki semua data diatas
ditunjukkan pada contoh di bawah ini.
Hierarki
Data
Sistem
Pemprosesan Data
Ø Sistem
Batch
Pengumpulan
transaksi dan pemprosesan semua sekaligus dalam batch. Kelemahan dari
pemprosesan ini manajeman tidak selalu memiliki informasi mutahkir yang
menggambarkan system fisik. Batch proseccing bukan sebuah proses transaksi. Batch
processing melibatkan beberapa proses transaksi pada saa yang sama, dan hasil
dari setiap transaksi tidak langsung tersedia saat transaksi sedak dimasukkan,
ada waktu tunda.
Contoh:
pengolahan data gaji karyawan
Ø Sistem Online
Pengolahan
transaksi satu per satu, kadang saat terjadinya transaksi. Karena pengolahan
online berorientasi transaksi. Pengolahan online dikembangkan untuk mengatasi
masalah file yang ketinggalan jama. Terobosan teknologi yang memungkinkan
pengolahan online adalah penyimpanan piringan magnetic.
Ø Sistem
Realtime
Sistem
realtime adalah suatu sistem yang mengendalikan sistem fisik. Sistem inimengharuskan
komputer berespon cepat pada status sistem fisik. Sistem realtime adalah bentuk
khusus dari sistemonline. Sistem online menyediakan sumber daya
konseptualtersebut dengan menggunakan sumber daya konseptual untuk menentukan
operasi darisistem fisik.
SistemReal
timeada 2 jenis yaitu :
•Keras:
sistem akan gagal apabila melewati batas.
Contoh: kontrol pesawat terbang
•Lunak :
kinerja turun apabila melewati batas
Contoh:
pesanan tiket
Sumber:




Tidak ada komentar:
Posting Komentar